Implikasi Kemerdekaan dalam Roh terhadap Kebebasan Asasi Kristiani di Era Digital

Yuhananik Yuhananik

Abstract


Freedom means not being bound or not subject to anything and anyone and independence also has the connotation of freedom. Christians already who believe Jesus is a person have been set free in the Spirit through rebirth. With an incorrect understanding, Christians are often trapped in the behavior of living freely as a basic principle to act as a 'free' person. The purpose of this research is to guide Christian life as the image of God or imago dei must recognize and respect God's human rights within himself, as a human obedience to God, so that the actualization of Christianity does not experience disruption in this digital era and to transform Christ for this world. . This study uses a descriptive analysis method of literature, and the Bible as the main basis. The conclusion of this study is Freedom in the Spirit means: freedom from punishment, freedom from slavery to sin and death, freedom from the demands of the Law, as the most basic form of Christian human freedom to do God's will, in the midst of the scope of adaptive digitalization practices to realize prophetic communication that express himself well, in word and deed.

Merdeka berarti tidak terikat atau tidak tunduk pada apapun dan kepada siapapun dan kemerdekaan juga memiliki konotasi kebebasan. Orang Kristen sudah yang percaya Yesus adalah orang sudah dimerdekakan dalam Roh melalui kalahiran kembali. Dengan pemahaman yang tidak tepat, orang Kristenpun sering terjebak pada perilaku hidup bebas sebagai asasi dasar untuk bertindak sebagai orang ‘bebas’.  Tujuan dari penelitian ini adalah memberi petunjuk hidup Kristen sebagai citra Allah atau imago dei harus mengakui dan menghargai hak asasi Allah di dalam dirinya, sebagai sebuah ketaatan manusia kepada Allah, supaya aktualisasi kekristenan tidak mengalami disrupsi di era digital ini dan untuk mentransformasi Kristus bagi dunia ini. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan literatur pustaka, dan Alkitab sebagai dasar yang terutama. Kesimpulan dari penelitian ini adalah Kemerdekaan dalam Roh berarti: merdeka dari penghukuman, merdeka dari perbudakan dosa dan maut, merdeka dari tuntutan Hukum Taurat, sebagai bentuk kebebasan asasi Kristiani yang paling mendasar untuk melakukan kehendak Allah, ditengah lingkup praktik adaptif digitalisasi untuk merealisasikan komunikasi profetik yang menyatakan dirinya baik, dalam perkataan maupun perbuatan.


Keywords


Implications of Freedom in the Spirit, Christian Human Freedom, Digital Age, Implikasi Kemerdekaan dalam Roh, Kebebasan Asasi Kristiani, Era Digital

References


Abineno J.L.Ch. Pokok-Pokok Penting Dari Iman Kristen. 3rd ed. Jakarta: BPK Gunung Mulia, 1993.

Arifianto, Yonatan Alex, and Asih sumiwi Rachmani. “Peran Roh Kudus Dalam Menuntun Orang Percaya Kepada Seluruh Kebenaran Berdasarkan Yohanes 16 : 13.” Jurnal Diegesis 3, no. 1 (2020): 1–12.

Brill, J. Wesley. Dasar Yang Teguh. Jakarta: Kalam Hidup, 2000.

Brill, J. Weslley. Tafsiran Surat Tesalonika. Bandung: Kalam Hidup, 1997.

Graham, Billy. Bagaimana Dilahirkan Kembali. Bandung: Lembaga Literatur Baptis, 1980.

———. Roh Kudus. Bandung: Lembaga Literatur Babtis, 1978.

Hendi, H, and Tiopan Aruan. “Konsep Manusia Baru Di Dalam Kristus Berdasarkan Surat Efesus 4:17-32.” Evangelikal: Jurnal Teologi Injili Dan Pembinaan Warga Jemaat, 2020. https://doi.org/10.46445/ejti.v4i1.154.

Ihsan, M., Jenita Jenita, and Darnilawati Darnilawati. “Signifikasi Training Esq Dalam Meningkatkan Kecerdasan Emosional-Spiritual Di Kalangan Mahasiswa Di Pekanbaru.” Jurnal Ilmiah Ekonomi Dan Bisnis 18, no. 1 (2021): 29–36. https://doi.org/10.31849/jieb.v18i1.4573.

Jallaludin Rahmat. Metode Penelitian Komunikasi. Bandung: Remaja Karya, 1984.

Ladd, George Eldon. Teologi Perjanjian Baru. Bandung: Yayasan Kalam Hidup, 1999.

Leon-Defour, Xaviour. Ensiklopedia Perjanjian Baru,. Yogyakarta: Kanisius, 1991.

Nelson, P C. “Doktrin-Doktrin Alkitab.” Malang: Gandum Mas, 1989.

Niftrik, Gerrit Cornelis van. Dogmatika Masa Kini. BPK Gunung Mulia, 1993.

Runturambi, Rully Solomon. “Aspek Teologis Dan Aplikatif Dasa Titah.” Jurnal Teologi Berita Hidup 1, no. 2 (2019): 154–73.

Ryrie, Charles C. Teologi Dasar 1. 9th ed. Yogyakarta: Andi Offset, 2006.

Stamps, Donald C. Alkitab Penuntun Hidup Berkelimpahan. Malang: Gandum Mas, 2000.

Stanlay, W., and AC. Chealman. The International Critical Comentary Romans. New York: Charles Scribners Sons’s, 1991.

Stott, John R W. “Efesus.” Jakarta: Yayasan Komunikasi Bina Kasih, 2003.

Sudirdjo, Sastro. Menggali Isi Alkitab 3,. Jakarta: Yayasan Bina Kasih, 2008.

Tekhnologi, Dikmen Kemendikbud Riset dan. Direktorat Jendral PAUD Diknas, Menyiapkan Pendidikan Profesinal Di Era Society 5.0, n.d.

Tobing, Alma E. Roh Kudus Penolong Kita. Jakarta: Kalam Hidup, 1968.

Tozer, Aiden Wilson. “Mengenal Yang Maha Kudus.” Bandung: Kalam Hidup, 1993.

Viani, Neni, and Yonatan Alex Arifianto. “Kompetensi Profesional Guru Dalam Proses Pembelajaran Pendidikan Agama Kristen.” Angelion: Jurnal Teologi Dan Pendidikan Kristen 3, no. 1 (2022): 1–13.

Vine, William Edwy. Vines Expository Dictionary of New Testament Words. Lulu. com, 2015.

Waruwu, Mesirawati, Yonatan Alex Arifianto, and Aji Suseno. “Peran Pendidikan Etika Kristen Dalam Media Sosial Di Era Disrupsi.” JUPAK: Jurnal Pendidikan Agama Kristen 1, no. 1 (2020): 38–46.

Yonathan, Danny. “Memahami Konsep Menyangkal Diri, Memikul Salib Dan Mengikut Yesus: Sebuah Analisis Biblikal Lukas 9:23-26.” Jurnal Teologi Berita Hidup, 2019. https://doi.org/10.38189/jtbh.v1i2.14.

Yousif, N, J Cole, John C. Rothwell, J Diedrichsen, Karl E Zelik, Carolee J Winstein, Dorsa Beroukhim Kay, et al. “PERGAULAN BEBAS DI KALANGAN PELAJAR.” Journal of Physical Therapy Science 9, no. 1 (2018): 1–11.




DOI: https://doi.org/10.54403/rjtpi.v2i2.42

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2022 Ritornera - Jurnal Teologi Pentakosta Indonesia

Indexed by:

            

Published by: Pusat Studi Pentakosta Indonesia

Institution Website: http://pspindonesia.org/
Address: 
Perum Puri Bengawan Indah Jl. Karandan Rt.007 Rw.005, Joyontakan, Serengan, Surakarta

e-jurnal Website: http://ojs.pspindonesia.org/index.php/JPI/index

e-ISSN: 2797-7676 p-ISSN: 2797-717X