Mengkonfirmasi Ulang Kemesiasan Judaisme di Era Antar Testament (Sebuah Pengenalan ke dalam Perjanjian Lama)

Hery Budi Yosef

Abstract


This article presents some of the messianic thoughts that fall within the range of the Inter-Testament especially on the apocryphal books. The author begins with some important terms about the "messiah" that are often used in the Israelite tradition, even in this modern era, of course with a new hermeneutical version of the modern rabbinic version. The discussion is based on a search for sources about the messiah in the Apocryphal books, related to the Messiah contained in additional stories that are also in the additional canon (read: deuterocanonical, and equivalent). It also includes the "Messiah" which describes a strong character contained in the "hero" who is brave and has the spirit to defend his nationalism. And to this day especially after the Temple was torn down, rabbinic speculates about the Messiah, even rebuilding a new qualification (read: worldview) connected with the prophet's sayings throughout the Tanakh. The methodology used by the author is to collect some literature that explains the messiahship in the apocryphal books, along with the meanings implied in the thoughts of the authors of the book. According to Subagyo, qualitative methods in religious contexts, especially those related to texts or scriptures, of course prioritize assessment in the form of comparisons to the object under study. Of course, this refers to interpretation, especially the dynamic assumptions about messiahship in some selected Apocryphal books

Artikel ini menghadirkankan beberapa pemikiran mesianik yang berada di dalam kisaran Antar Testament khususnya pada kitab-kitab apokrifa.  Penulis mengawalinya dengan beberapa istilah penting tentang “mesias” yang sering digunakan dalam tradisi Israel, bahkan di era modern ini, tentunya dengan hermeneutis yang baru versi para rabinik modern.  Pembahasannya berdasarkan penelusuran sumber tentang mesias di kitab-kitab Apokrif, terkait dengan Mesias yang tertuang pada cerita-cerita tambahan yang juga di kanon tambahan (baca: deuterokanonika, dan setaranya).  Di dalamnya juga telah hadir “Mesias” yang menggambarkan sebuah karakter kuat yang terdapat di dalam diri sang “pahlawan” yang berani dan semangat untuk mempertahankan nasionalismenya.  Dan hingga sekarang ini khususnya setelah Bait Suci diruntuhkan, para rabinik berspekulasi tentang sosok Mesias, bahkan membangun kembali kualifikasi baru (baca: worldview) yang terhubung dengan ucapan-ucapan nabi di seluruh kitab Tanakh. Metodologi yang digunakan oleh penulis yakni mengumpulkan beberapa literatur yang menjelaskan tentang kemesiasan dalam kitab-kitab apokrifa, berikut dengan pemaknaan yang tersirat dalam pemikiran penulis kitab tersebut.  Menurut Subagyo metode kualitatif dalam konteks keagamaan, khususnya terkait dengan teks atau kekitaban, tentunya mengedapankan penilaian berupa perbandingan terhadap obyek yang diteliti.  Tentunya disini mengacu kepada penafsiran, khususnya asumsi-asumsi yang dinamis mengenai kemesiasan di beberapa kitab Apokrifa terpilih


Keywords


Perjanjian Lama, Mesias, Nubuatan, Old Testament, Messiah, Prophecy

Full Text:

PDF

References


Abineno, Ch., Yesus Sang Mesias dan Sang Anak., Jakarta: BPK GM, 1984.

Aritonang, Jan S., Kristiyanto, Antonius Eddy., Kamus Gereja & Teologi Kristen., Jakarta: BPK GM, 2021

Baker, David L., Satu Alkitab Dua Perjanjian., Jakarta: BPK GM, 2000

Blommendaal, J., Pengantar Kepada Perjanjian Lama, Jakarta: BPK GM, 1979

Collins, J.J. Makabe I dan II., Yogyakarta: Kanisius, 2000

Dyrness, William., Tema-tema dalam Teologi Perjanjian Lama., Malang: Gandum Mas, 2001

Evans, Craig A., The Dead Sea Scrolls., US: Acadia Divinity Collage

Green, Joel B., Memahami Nubuatan., Jakarta: PPA, 2005

Harrison, Rolland Kenneth., Introduction to The Old Testament., Michigan: Eerdmans, 1969

Harun, M. “Memahami Kitab-kitab makabe”; Forum Biblika; Edisi No 2, April 1992., Jakarta: LAI

Hill & Walton; “Survei Perjanjian Lama” 2001; Yayasan Penerbit gandum Mas; Malang.

Hinson, David F., Sejarah Israel Pada Zaman Alkitab., Jakarta: BPK GM, 1996

Jagersma, Prof. Dr.H., Dari Aleksander Agunf Sampai Bar Kokhba., Jakarta: BPK GM, 2001

Kaiser, W.C., Teologi Perjanjian Lama., Malang: Gandum Mas, 2000

Ludji, Pdt. Dr. Barnabas., Kerajaan Mesias., Jakarta: STT Jakarta, 1999

Siahaan, Pdt. Dr. SM., Pengharapan Mesias dalam PL., Jakarta: BPK GM, 2001

Sihaloho, Hery., “Nubuatan Tentang Mesias dalam Perjanjian Lama Berdasarkan Kitab Sejarah”., Kurios: Jurnal Teologi & PAK., Jakarta: STT Pelita Bangsa, 2018

Simamora, Serpulus., “Literatur Intertestamental: Kitab-kitab Non-Kanonis”., Forum Biblika: Edisi No 25 – 2010., Jakarta: LAI

Tuistra & Hendriks., Naskah-Naskah Laut Mati., Jakarta: BPK GM, 1978

Wahono, S.W., Di sini kutemukan., Jakarta: BPK GM, 1987

Walvoord J. F., Penggenapan Nubuat Masa Kini-zaman Akhir., Malang: Gandum Mas, 1997




DOI: https://doi.org/10.54403/rjtpi.v2i2.44

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2022 Ritornera - Jurnal Teologi Pentakosta Indonesia

Indexed by:

            

Published by: Pusat Studi Pentakosta Indonesia

Institution Website: http://pspindonesia.org/
Address: 
Perum Puri Bengawan Indah Jl. Karandan Rt.007 Rw.005, Joyontakan, Serengan, Surakarta

e-jurnal Website: http://ojs.pspindonesia.org/index.php/JPI/index

e-ISSN: 2797-7676 p-ISSN: 2797-717X